THINK OUTSIDE THE BOX !
Dalam suatu kesempatan
training yang saya ikuti peserta diperintahkan oleh pelatih untuk menghubungkan
9 titik berbentuk kotak pada kertas gambar yang ditempelkan di papan tulis.
Perintahnya adalah menghubungkan kesemua titik-titik tersebut dimana masing-masing
titik harus dilalui oleh tarikan empat garis lurus yang tidak terputus. Bisakah?
Jika kita hubungkan ke sembilan titik tersebut tanpa keluar dari kotak maka tidak
akan bisa dihubungkan oleh empat garis yang tidak terputus. Tetapi jika garis
yang kita tarik itu melewati atau keluar dari pola kotak yang ada maka dengan
mudah kita dapat menghubungkan dengan empat garis lurus yang tidak terputus
seperti gambar disamping. Bagaimana kalau dengan tiga garis yang tidak terputus?.
Tetap bisa asalkan garis keluar dari kotak. Anda bisa mencobanya. Saya jamin pasti
bisa. Nah, yang lebih ekstrem adalah
bagaimana jika dengan tarikan satu garis saja tetapi semua ke-9 titik tersebut
dapat berhubungan?. Perlu pikiran kreatif untuk bisa memecahkan game ini. Dan
hebatnya, salah satu peserta training dapat memecahkan pertanyaan sulit ini. Peserta ini berpikir sangat kreatif sekali
bahkan memberikan inovasi diluar batas pemikiran yang biasa. Kok bisa, bagaimana
Caranya? caranya adalah melipat-lipat kertas gambar tersebut sehingga ke-9
titik itu menjadi rapat dan membentuk satu garis kemudian tinggal tarik garis lurus saja. Kreatif dan inovatif bukan!.
Dalam kehidupan dan pekerjaan kadang kita
terkungkung dalam perangkap cara pemikiran yang biasa-biasa saja untuk
memecahkan permasalahan yang dihadapi. Permasalahan selalu ada dan bisa banyak,
bahkan kadang datang tidak tepat waktu dan datang kepada siapa saja kepada
mahluk yang masih hidup di dunia ini.
Datangnya pun bisa bersamaan. Orang Inggris bilang Problems is never coming single
(masalah datang tidak pernah sendirian) artinya masalah datang bersama
teman-temannya. Masalah keluarga; pacar, suami, istri, anak dan saudara bisa
bersamaan datangnya dengan masalah di kantor, di pertemanan, di organisasi
bahkan masalah dengan dirinya sendiri. Contohnya: seorang Marketing yang tengah
dilanda kedukaan karena putus sama pacarnya di lain pihak ada masalah target
penjualan yang belum tercapai di bulan ini kemudian ada masalah sama temannya
karena selisih pendapat belum lagi masalah motornya yang keserempet mobil tadi
pagi plus masalah sakitnya gigi yang berlubang kumat. Ooh, nasib nasih kalau
sudah begini. Lantas bagaimana? Ya
hadapi saja karena semua masalah pasti melanda ke semua orang tinggal bagaimana
cara memecahkannya. Cara yang sering digunakan adalah menggunakan skala
prioritas yaitu yang mana yang mudah dan dapat cepat dilakukan dan mempunyai
dampak yang minimal. Selanjutnya melakukan prioritas prioritas berikutnya. Yang
penting jangan lari dari masalah.
Kembali kepada lingkungan pekerjaan kantor jika
menghadapi permasalahan yang rumit dipekerjaan anda atau di unit kerja anda
dimana sepertinya masalah itu tidak dapat diselesaikan cobalah berpikir think outside the box (berpikir ke
luar kotak) yang ada. Gunakan kreatifitas anda. Caranya cari informasi sebanyak
banyaknya sebagai referensi. Dan yang
lebih penting adalah bertanya kepada orang yang tepat yang sudah berpengalaman
kemudian mulai gunakan otak kanan anda yaitu otak yang bekerja untuk berkreasi
dan berfantasi. Cari ide-ide kreatif. Kalau
perlu nyontek, karena ilmu yang paling mudah dan halal di dunia ini adalah
nyontek dari orang lain. Ada singkatan ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) artinya
tidak sekedar nyontek tetapi jika sudah nyontek kembangkan dan lakukan
modifikasi sehingga menimbulkan inovasi. Jangan takut! inovasi-inovasi itu tidak harus datang dari yang baru. Sekian.
Happy Selling